Jangan Tiru Kura-kura dan Burung Unta untuk Bahagia

Rahasia Kura-kura dan Burung Unta

Mengungkap Sifat Kura-kura dan Burung Unta yang menjadi rahasia agar hidup sukses dimasa depan.

Setiap kita punya impian, dan keinginan untuk membahagiakan orang yang dekat dengan kita: anak, suami, istri, orang tua, teman, dan orang lainnya, tetapi terkadang usaha kita tidak sekuat dan sebanding dengan impian kita

Impian kita dapat diwujudkan dengan bekerja atau membuka usaha. Bila anda mewujudkan impian dengan bekerja, maka Jangan bermimpi jadi Seorang Pekerja yang Baik. Tetapi bekerjalan sebagai seorang pekerja yang ingin membahagiaan orang yang anda cintai

Mengapa anda tidak perlu menjadi pekerja yang baik? Menjadi pekerja yang baik berarti anda bekerja dan memiliki motivasi hanya untuk diri anda sendiri. Namun bila anda bekerja untuk membahagiakan orang lain, maka anda memiliki dorongan dan motivasi yang lebih besar dari diri anda sendiri.

Menjadi pekerja yang baik dan bekerja untuk membahagiaan orang yang kita cintai itu sepertinya sama tapi tidak setelah anda membaca seluruh artikel ini.

Menjadi pekerja yang ingin membahagiakan orang lain bukan berarti anda harus menjadi seorang yang rakus atau korup, anda justru harus memiliki tabiat dan motivasi yang lebih baik dari sekedar menjadi pekerja yang baik. Prinsip dan etika harus tetap dijunjung tinggi.

Pertahan dan motivasi Kura-kura dan Burung Unta yang salah

Kenapa kita tidak boleh meniru atau seperti Kura-kura dan Burung Unta? Apa hubungannya menjadi atau meniru Kura-kura dan Burung Unta dengan membahagiakan orang lain?

Niat membahagiakan orang lain tidak boleh seperti Kura-kura dan Burung Unta, karena kedua binatang Kura-kura dan Burung Unta ini memiliki sifat yang sama yaitu motivasi untuk melindungi diri sendiri atau bisa disamakan dengan niat menjadi pekerja yang baik. Dimana letak kesamaannya?Kura-kura dan Burung Unta, Pelajaran Kura-kura dan Burung Unta, kunci sukses dari Kura-kura dan Burung Unta

Ketika Kura-kura dan Burung Unta dalam bahaya, naluri mereka adalah bersembunyi. Bersembunyi adalah salah satu bentuk pertahanan. Bagi manusia motivasi sama seperti pertahanan. Motivasi untuk membahagiakan orang lain dilakukan dengan bertahan dengan menjadi seorang pekerja atau bekerja.

Hal lain yang dapat kita lihat dari kedua Kura-kura dan Burung Unta adalah bentuk pertahanan yang mereka lakukan, dimana Kura-kura dan Burung Unta untuk bertahan dari ancaman mereka menyembunyikan kepalanya namun tidak menyembunyikan tubuhnya yang besar. Hal ini sama seperti ketika seseorang yang ingin membahagiakan orang lain tapi tidak mau bekerja keras atau hanya ingin menjadi pekerja yang baik. Seorang yang yang memiliki impian tidak cukup hanya bekerja keras, tidak boleh menutup sebagian anggota tubuhnya atau tidak boleh mimiliki motivasi hanya untuk dirinya sendiri, seluruh kekuatannya harus dikerahkan.

Kura-kura dan Burung Unta memiliki motivasi hanya untuk bersembunyi dengan menyembunyikan kepalanya tapi tidak badannya, hal ini sama seperti yang bekerja setengah-setengah atau motivasi yang kecil.

Terkadang dalam pekerjaan, kita bisa saja dicemburui. Cara teman kita memandang, cara teman kita berbicara, jika kita hanya ingin menjadi pekerja yang baik maka lenyap sudah motivasi tersebut, motivasi menjadi pekerja yang baik akan tergerus dengan seketika. Namun berbeda ketika kita bekerja ingin membahagiakan orang lain, kita tidak akan peduli apa kata orang lain, kita tidak peduli bagaimana cara mereka memperlakuan kita, kita akan tetap bekerja dengan baik agar kita bisa mewujudkan impian membahagiakan orang lain yang kita cintai.

Tidak hanya perlakuan teman kita yang dapat menurunkan semangat dan motivasi kita, peraturan, beban kerja dan rotasi kerja dapat pula menjadi penghalang kesuksesan kita. Semua hal yang bisa membuat impian kita gagal itu hanya akan hilang bila kita memiliki motivasi yang besar.

Tidak cukup hanya menjadi Kura-kura dan Burung Unta

Semangat saja tidak cukup, kerja keras juga tidak cukup, motivasi yang besar diperlukan. Kerahkan seluruh kemampuanmu untuk membahagiakan orang yang kamu cintai, jangan terpaku pada satu hal. Kegagalan saat kamu melakukan sesuatu adalah pembelajaran-pembelajaran menuju tangga kesuksesan.

Jangan biarkan masalah dalam hidup menjadi penghalang, tapi jadikan masalah dan kegagalan menjadi cambuk untuk mencapai kesuksesan.

Kadang orang sudah merasa melakukan sesuatu dengan benar dan sekuat tenaga sama seperti Kura-kura dan Burung Unta karena mereka menggunakan diri mereka sendiri menjadi tolak ukur dimana Kura-kura dan Burung Unta menyembunyikan kepala saja tapi tidak seluruh badannya artinya tolak ukurnya kacamata dirinya sendiri.

Orang lain adalah tolak ukur kesuksesan anda. Jadikan orang lain menjadi tolak ukur kesuksesan anda tapi jangan membuat mereka jadi standard.

Tidak ada yang salah dengan Kura-kura dan Burung Unta, yang salah hanya menjadi seperti Kura-kura dan Burung Unta.

Jika anda merasa terinspirasi dengan artikel ini. Jangan lupa share dengan teman-teman kesayangan anda, agar mereka juga sukses tidak menjadi seperti Kura-kura dan Burung Unta.

Other articles you might like;

0 thoughts on “Jangan Tiru Kura-kura dan Burung Unta untuk Bahagia”

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *