Daftar Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia

Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia

Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia secara resmi diluncurkan di Indonesia tepatnya pada tanggal 29 Desember 2016, bertempat pada Park Hotel, Jl. D.I Panjaitan, Cawang, Jakarta. Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia diluncurkan dalam bentuk buku, peserta yang hadir datang dari seluruh penjuru Indonesia. Ada beberapa catatan yang menarik dalam terbitnya Buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia, yang akan dibahas lebih lanjut pada artikel ini. Untuk itu perkenankan Saya menuliskan Daftar diagnosa keperawatan yang ada pada buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia.

Peluncuran buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia ini dipicu oleh berbagai faktor: diantaranya adalah tuntutan kemajuan teknologi kesehatan, Undang-undang keperawatan, tuntutan adanya bahasa yang standard dalam penulisan Diagnosa keperawatan di Indonesia. Namun, apakah ada hubungannya dengan munculnya diagnosa keperawatan NANDA 2015-2017 pada masa yang lalu, Saya tidak tahu. Daftar Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia, Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia, standar asuhan keperawatan depkes terbaru, standar asuhan keperawatan, standar asuhan keperawatan menurut ppni, standar asuhan keperawatan di rumah sakit

Daftar diagnosa keperawatan dalam buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia

Penyusunan diagnosa keperawatan dalam buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia dibuat berdasarkan hirarki kategori, subkategori, dan diagnosis. Kategori adalah hirarki dasar, dimana di dalam kategori terdapat beberapa subkategori, dan dalam subkategori terdapat bebarapa diagnosis. Diagnosa keperawatan disusun, dan diberi kode berdasarkan urutan alfabet, yang bertujuan untuk memudahkan pencarian diagnosa keperawatan dalam subkategori.

Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia terdiri atas lima kategori, yaitu:
– Fisiologis: Respirasi, Sirkulasi, Nutrisi/Cairan, Eliminasi, Aktivitas dan istirahat, Neurosensori, Reproduksi dan Seksualitas
– Psikologis: Nyeri dan Kenyamanan, Integritas Ego, Pertumbuhan dan Perkembangan
– Perilaku: Kebersihan diri, Penyuluhan dan Pembelajaran
– Relasional: Interaksi Sosial
– Lingkungan: Keamanan dan Proteksi

Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia juga memiliki 14 subkategori:
– Respirasi
– Sirkulasi
– Nutrisi/Cairan
– Eliminasi
– Aktivitas dan istirahat
– Neurosensori
– Reproduksi dan Seksualitas
– Nyeri dan Kenyamanan
– Integritas Ego
– Pertumbuhan dan Perkembangan
– Kebersihan diri
– Penyuluhan dan Pembelajaran
– Interaksi Sosial
– Keamanan dan Proteksi

Daftar diagnosa keperawatan dalam Buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia adalah sebagai berikut:
Kategori: Fisiologis
Subkategori: Respirasi
0001 Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif
0002 Gangguan Penyapihan Ventilator
0003 Gangguan Pertukaran Gas
0004 Gangguan Ventilasi Spontan
0005 Pola Nafas Tidak Efektif
0006 Risiko Aspirasi

Subkategori: Sirkulasi
0007 Gangguan Sirkulasi Spontan
0008 Penurunan Curah Jantung
0009 Perfusi Perifer Tidak Efektif
0010 Risiko Gangguan Sirkulasi Spontan
0011 Risiko Penurunan Curah Jantung
0012 Risiko Perdarahan
0013 Risiko Perfusi Gastrointestinal Tidak Efektif
0014 Risiko Perfusi Miokard Tidak Efektif
0015 Risiko Perfusi Perifer Tidak Efektif
0016 Risiko Perfusi Renal Tidak Efektif
0017 Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif

Subkategori: Nutrisi/Cairan
0018 Berat Badan Lebih
0019 Defisit Nutrisi
0020 Diare
0021 Disfungsi Motilitas Gastrointestinal
0022 Hipervolemia
0023 Hipovolemia
0024 Ikterik Neonatus
0025 Kesiapan Peningkatan Keseimbangan Cairan
0026 Kesiapan Peningkatan Nutrisi
0027 Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah
0028 Menyusui Efektif
0029 Menyusui Tidak Efektif
0030 Obesitas
0031 Risiko Berat Badan Berlebih
0032 Risiko Defisit Nutrisi
0033 Risiko Disfungsi Motilitas Gastrointestinal
0034 Risiko Hipovolemia
0035 Risiko Ikterus Neonatus
0036 Risiko Ketidakseimbangan Cairan
0037 Risiko Ketidakseimbangan Elektrolit
0038 Risiko Ketidakseimbangan Kadar Glukosa Darah
0039 Risiko Syok

Subkategori: Eliminasi
0040 Gangguan Eliminasi Urin
0041 Inkontinensia Fekal
0042 Inkontinensia Urin Berlanjut
0043 Inkontinensia Urin Berlebih
0044 Inkontinensia Urin Fungsional
0045 Inkontinensia Urin Refleks
0046 Inkontinensia Urin Stres
0047 Inkontinensia Urin Urgensi
0048 Kesiapan Peningkatan Eliminasi Urin
0049 Konstipasi
0050 Retensi Urin
0051 Risiko Inkontinensia Urin Urgensi
0052 Risiko Konstipasi

Subkategori: Aktivitas dan Istirahat
0053 Disorganisasi Perilaku Bayi
0054 Gangguan Mobilitas Fisik
0055 Gangguan Pola Tidur
0056 Intoleransi Aktivitas
0057 Keletihan
0058 Kesiapan Peningkatan Tidur
0059 Risiko Disorganisasi Perilaku Bayi
0060 Risiko Intoleransi Aktivitas

Subkategori: Neurosensori
0061 Disrefleksia Otonom
0062 Gangguan Memori
0063 Gangguan Menelan
0064 Konfusi Akut
0065 Konfusi Kronis
0066 Penurunan Kapasitas Adaptif Intrakranial
0067 Risiko Disfungsi Neurovaskuler Perifer
0068 Risiko Intoleransi Aktivitas

Subkategori: Reproduksi dan Seksualitas
0069 Disfungsi Seksual
0070 Kesiapan Persalinan
0071 Pola Seksual Tidak Efektif
0072 Risiko Disfungsi Seksual
0073 Risiko Kehamilan Tidak Dikehendaki

Kategori: Psikologis
Subkategori: Nyeri dan Kenyamanan
0074 Gangguan Rasa Nyaman
0075 Ketidaknyamanan Pasca Partum
0076 Nausea
0077 Nyeri Akut
0078 Nyeri Kronis
0079 Nyeri Melahirkan

Subkategori: Integritas Ego
0080 Ansietas
0081 Berduka
0082 Distres Spritual
0083 Gangguan Citra Tubuh
0084 Gangguan Identitas Diri
0085 Gangguan Persepsi Sensori
0086 Harga Diri Rendah Kronis
0087 Harga Diri Rendah Situasional
0088 Keputusasaan
0089 Kesiapan Peningkatan Konsep Diri
0090 Kesiapan Peningkatan Koping Keluarga
0091 Kesiapan Peningkatan Koping Komunitas
0092 Ketidakberdayaan
0093 Ketidakmampuan Koping Keluarga
0094 Koping Defensif
0095 Koping Komunitas Tidak Efektif
0096 Koping Tidak Efektif
0097 Penurunan Koping Keluarga
0098 Penyangkalan Tidak Efektif
0099 Perilaku Kesehatan Cenderung Beresiko
0100 Risiko Distres Spiritual
0101 Risiko Harga Diri Rendah Kronis
0102 Risiko Hargi Diri Rendah Situasional
0103 Risiko Ketidakberdayaan
0104 Sindrom Pasca Trauma

Subkategori: Pertumbuhan dan Perkembangan
0105 Gangguan Tumbuh Kembang
0106 Risiko Gangguan Perkembangan
0107 Risiko Gangguan Pertumbuhan

Kategori: Perilaku
Subkategori: Kebersihan Diri
0108 Defisit Perawatan Diri

Subkategori: Penyuluhan dan Pembelajaran
0109 Defisit Kesehatan Komunitas
0110 Defisit Pengetahuan
0111 Kesiapan Peningkatan Manajemen Kesehatan
0112 Kesiapan Peningkatan Pengetahuan
0113 Ketidakpatuhan
0114 Manajemen Kesehatan Keluarga Tidak Efektif
0115 Manajemen Kesehatan Tidak Efektif
0116 Pemeliharaan Kesehatan Tidak Efektif

Kategori: Relasional
Subkategori: Interaksi Sosial
0117 Gangguan Interaksi Sosial
0118 Gangguan Komunikasi Verbal
0119 Gangguan Proses Keluarga
0120 Isolasi Sosial
0121 Kesiapan Peningkatan Menjadi Orang Tua
0122 Kesiapan Peningkatan Proses Keluarga
0123 Ketegangan Peran Pemberi Asuhan
0124 Penampilan Peran Tidak Efektif
0125 Pecapaian Peran Menjadi Orang Tua
0126 Risiko Gangguan Perlekatan
0127 Risiko Proses Pengasuhan Tidak Efektif

Kategori: Lingkungan
Subkategori: Keamanan dan Proteksi
0128 Gangguan Integritas kulit/ jaringan
0129 Hipertermia
0130 Hipotermia
0131 Perilaku Kekerasan
0132 Perlambaan pemulihan pasca bedah
0133 Risiko Alergi
0134 Risiko Bunuh Diri
0135 Risisko Cedera
0136 Risiko Cedera Pada Ibu
0137 Risiko Cedera Pada Janin
0138 Risiko Gangguan Integritas Kulit/ Jarigan
0139 Risiko Hipotermia
0140 Risiko Hipotermia Perioperatif
0141 Risiko Infeksi
0142 Risiko Jatuh
0143 Risiko Luka Tekan
0144 Risiko Mutilasi Diri
0145 Risiko Perilaku Kekerasan
0146 Risiko Perlambatan Pemulihan Pascabedah
0147 Risiko Termoregulasi Tidak Efektif
0148 Termoregulasi Tidak Efektif

Perbedaan antara Buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia dan Buku diagnosa keperawatan NANDA 2015-2017

Materi ini ditambahkan oleh karena perbincangan dengan sesama anggota seminar, dimana kritik dilayangkan kepada buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia, selain dari apresiasi. Adapun perbedaan mendasar dari keduanya adalah:
1. Buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia menuliskan kategori dan subkategori gantinya domain dan kelas diagnosis NANDA 2015-2017
2. Kode Diagnosis pada buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia dibuat secara berurutan tidak mengikuti kode diagnosis international yaitu NANDA 2015-2017
3. Batasan karakteristik tidak dicantumkan dalam buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia
4. Kriteria intervensi (NIC) dan kriteria hasil (NOC) tidak terdapat dalam buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia
5. Buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia mencantumkan kondisi klinis dan diagnosa medis sebagai Etiologi dari masalah keperawatan
6. Hanya ada lima kategori dalam Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia sedangkan NANDA 2015-2017 ada tujuh
7. Diagnosis keperawatan pada buku Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia ditulis berdasarkan pengkajian dan penelitian literatur sedangkan NANDA 2015-2017 dibuat berdasarkan hasil penelitian.

Other articles you might like;

Pencarian terkait:

  • standar diagnosis keperawatan indonesia
  • diagnosa sdki
  • standar diagnosa keperawatan indonesia
  • buku SDKI
  • standar diagnosis keperawatan indonesia pdf
  • sdki keperawatan
  • diagnosa keperawatan sdki
  • buku standar diagnosis keperawatan indonesia
  • diagnosa keperawatan ppni
  • harga buku standar diagnosis keperawatan indonesia
  • buku standar diagnosa keperawatan indonesia
  • daftar diagnosa sdki
  • askep sdki
  • STANDAR INTERVENSI KEPERAWATAN INDONESIA

10 thoughts on “Daftar Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia”

  1. MOHON INFO PEMBELIAN BUKU INI BAGAIMANA YA?

  2. saya pengen beli buku ini..bagaimana ya caranya?mohon informasinya

  3. pengen order buku ini
    setelah tau dan keliatannya lebih praktis sbg pegangan.
    Alamat RSUD dr.Soediran Mangun Sumarso Kab.Wonogiri
    Jl. A Yani 40 Giriwono.Wonogiri Jawa tengah

  4. Harganya berapa ?

  5. HARGANYA BRAPA?
    SAYA MAU ORDER
    TRIMAKASIH

  6. Saya ingin memesan buku ini. Bgmn caranya?

  7. harganya berapa?

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *