Cara Mengoperasikan Infuse Pump dan Mengatasi Alarm

Cara Mengoperasikan Infuse Pump

Cara mengoperasikan infuse pump dan mengatasi alarm infuse pump dua hal yang sangat mudah dilakukan apabila kita sering mengoperasikan infuse pump. Seluruh rumah sakit mempunyai infuse pump dengan berbagai merek. Walaupun merek berbeda, saya yakin cara mengoperasikannya infuse pump sama. Di Rumah Sakit, tempat saya bekerja, ada adik-adik mahasiswa keperawatan yang sedang praktek lapangan, keberadaan mereka sangat membantu pelayanan pada umumnya akan tetapi kadang tidak bisa diandalkan begitu tiba masalah mengenai infuse Pump. Saya akan memberikan pelajaran mengenai cara mengoperasikan infuse pump dan cara mengatasi alarm. Merek Infuse pump yang saya gunakan disini adalah Sesuai dengan gambar. Sebelum Kita berbicara lebih lanjut mengenai cara mengoperasikan infuse pump, ada baiknya kita kenal bagian dari infuse pump ini. Lihat gambar.

Bagian infuse set, tutorial infus set, Cara Mengoperasikan Infuse Pump dan Mengatasi Alarm

  • Sensor Drip: Sensor untuk mengukur laju tetesan infus dan mengetahui kekosongan botol infuse
  • Pengunci: Pengunci serupa baut yang dapat diputar untuk mengencangkan dan membuka infuse pump dari tiang infus
  • Tuas Pintu: membuka dan menutup pintu sensor selang infuse.
  • Tombol “Start”: Tombol start merupakan tombol untuk menghentikan dan menjalankan infuse pump, serta tombol menghentikan alarm. Diujung kiri atas tombol ini terdapat lampu indikator mesin infus. Lampu indikator akan berwarna hijau dan berkedip-kedip bila infuse pump sedang bekerja.
  • Tombol “Power”: Mematikan dan menghidupkan infuse pump dan mereset pengaturan infuse pump.
  • Tombol “Purge”: berguna untuk mendorong sejumlah cairan infuse tanpa titrasi.
  • Tombol “Infuse Set”: berguna untuk mengatur ukuran infuse set atau selang infus
  • Tombol “Clear”: Berguna untuk menghapus jumlah total volume cairan infuse yang telah masuk
  • Tombol “Select”: Berguna untuk memilih pengaturan jumlah tetesan infus, atau limit infuse
  • Indikator Infuse set: Berguna untuk melihat pengaturan tombol infuse set
  • Layar Infuse: Melihat pengaturan limit volume infuse, kecepatan infuse, dan volume infuse yang telah masuk
  • Layar Alarm: mengetahui masalah yang terjadi pada proses pemberian infus. Ada 6 jenis alarm yang tampil di layar alarm ini, diantaranya: “Occlusio” yaitu sumbatan, “Door” atau pintu, “Completion” berarti lengkap, “Air” yaitu udara, “Flow” atau aliran, “Empty” yang berarti kosong
  • Clamp mesin Infuse set: Mengunci selang infuse agar cairan infuse tidak mengalir ke pasien

Cara Mengoperasikan infuse pump adalah sebagai berikut:

  1. Kencangkan infuse pump pada tiang infus dengan memutar pengunci infuse pump.
  2. Tes kekuatan pengunci dengan cara menarik handle Infuse pump dengan tangan dominan dan tangan non dominan menahan tiang infus. Jangan sampai infus pump ini rusak oleh karena jatuh, harga infuse pump tidak murah, bisa seharga dua kendaran roda dua merek mio.
  3. Hubungkan kabel listrik ke sumber listrik
  4. Tekan tombol power untuk menghidupkan infuse pump
  5. Buka tuas pintu infuse pump
  6. Tekan Clamp mesin infuse set agar terbuka
  7. Masukkan selang Infuse ke dalam mesin sensor selang infuse,pastikan selang infuse menempel dengan lurus
  8. Tutup pintu infuse pump dengan rapat lalu tekan tuas pintu mesin infuse pump untuk mengunci
  9. Pasang Sensor drip pada perangkap udara infuse set, posisikan diatas permukaan cairan infuse
  10. Buka clamp selang infuse set
  11. Pilih ukuran infus set dengan menekan tombol infuse set
  12. Atur volume limit infuse set, apabila diperlukan dengan cara menekan tombol select
  13. Atur tetesan infus atau titrasi infuse
  14. Tekan tombol start

Inilah prosedur atau cara mengoperasikan infuse pump, langkah-langkah ini adalah langkah yang bisa anda terapkan pada semua merek dan tipe infuse pump. Anda tidak perlu menghafal seluruh nama bagian dari infuse pump, yang penting anda tahu apa saja yang harus anda tekan untuk mengoperasikannya. Mungkin beberapa bagian harus anda hafal mati nama dan fungsinya.

Sekarang kita sudah belajar cara mengoperasikan infuse pump, mari kita lanjut mengenai cara mengatasi alarm.

Cara mengatasi alarm infuse pump

Bila kita paham cara mengoperasikan infuse pump, maka kita harus paham juga cara mengatasi alarm infuse pump. Bila alarm berbunyi pada sesaat anda meninggalkan pasien setelah mengoperasikan infuse pump maka pasien akan menilai anda sebagai perawat yang tidak kompeten. Apalagi sampai berulang kali alarm berbunyi.

Setiap alarm infuse berbunyi maka salah satu lampu layar alarm akan berbunyi. Perhatikan apa yang ingin diberitahukan oleh mesin kepada anda. Supaya anda tahu masalah alarm yang berbunyi. Inilah Enam jenis alarm yang terdapat pada layar alarm dan cara mengatasinya. Saya tidak membuatnya secara berurutan, tetapi secara urutan abjad.

“Air”: Mesin infuse pump sedang mendeteksi adaya Udara. udara dapat terjadi akibat lolosnya udara dari perangkap udara selang infuse atau pemasangan selang infuse yang bengkok. Udara ini dapat diatasi dengan cara membuang udara kembali ke perangkap udara atau membuangnya keluar dari selang infuse. Bila akibat selang yang tidak lurus, perbaiki posisi pemasangan selang infuse.
Completion: Volume limit infus telah tercapai. Tekan tombol clear beberapa detik untuk mengatasinya atau mereset limit infus menjadi nol, tanpa sengaja kadang kita mengatur volume limit saat hendak mengatur titrasi, maka perhatikan pengaturan volume limit sebelum menekan tombol “start”.

“Door”: Alarm akan berbunyi apabila kita membuka pintu infuse pump terlalu lama

“Empty”: Mungkin Botol infuse telah kosong, segera ganti dengan yang baru, apabila pada botol infuse masih terisi namun lampu layar alarm menunjukkan empty berarti anda meletakkan sensor drip terlalu rendah dari level permukaan cairan infuse. Atau anda lupa memasang sensor drip

“Flow”: Telah terjadi kesenjangan antara pengaturan titrasi pada infuse pump dengan aliran infuse yang masuk ke pasien. Perhatikan ukuran infuse set “makro atau mikro” pada indikator infuse set, tekan tombol infuse set untuk mengaturya. Bila anda merasa bahwa semua sudah sesuai anda bisa menekan tombol start dua kali. Terkadang kita harus mengatur ulang posisi selang yang di klem agar tidak terjadi penekanan pada tempat yang sama. Serupa halnya posisi sensor drip juga harus kita rubah, penekanan yang lama dapat membuat flow error.

“Occlusion”: Aliran infus tersumbat. Anda lupa membuka clamp pada selang infus, atau pada clamp three way, atau lupa memutar three way atau stop cock. Mungkin juga tangan pasien yang terdapat infus tertekuk.

Satu lagi alarm yang kadang tidak terdapat pada layar alarm, yaitu “low battery” atau daya lemah, hubungkan kabel listrik dengan sumber arus listrik, alarm akan mati dengan sendirinya.

Demikianlah pembahasan mengenai Cara Mengoperasikan Infuse Pump dan Mengatasi Alarm, semoga bermanfaat. Bila ada yang belum saya sampaikan anda dapat menghubungi saya melalui menu “Contact Us” di atas

Other articles you might like;

Pencarian terkait:

  • infus pump
  • cara menggunakan infus pump
  • cara kerja infus pump
  • flow error pada infus pump
  • bagian-bagian infus pump
  • cara menghitung tetesan infus pada infus pump
  • fungsi infus pump
  • cara mengatur tetesan infus pump
  • cara menghitung infus pump
  • cara mengoperasikan infus pump
  • mambaca layar infus pump dirumah sakit
  • alarm pada infus pump
  • cara menghitung tetesan infus pump
  • cara kerja impus pump
  • infus pump adalah
  • gambar infus pump
  • empty pada infus pump
  • cara menggunakan infus pam
  • cara menggunakan infus
  • infus pum

0 thoughts on “Cara Mengoperasikan Infuse Pump dan Mengatasi Alarm”

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *