Apa Saja Irama Sinus Ritem atau Sinus Rythm pada Kertas EKG?

Apa Saja Irama Sinus Ritem atau Sinus Rythm pada Kertas EKG?

Kita sudah belajar dasar-dasar ECG pada artikel sebelumnya, saatnya belajar Irama sinus ritem. Artikel pertama saya mengenai EKG, berjudul” cara pemasangan, membaca EKG 12 lead Dalam 1 menit“. Didalam artikel tersebut ada dua kemampuan dasar membaca EKG. Kemampuan pertama, bagaimana membaca EKG 1 lead dan bagaimana membaca EKG 12 lead. Saya harap anda sudah membaca artikel terdahulu saya tersebut. Sekarang Kita akan memperdalam ilmu EKG kita mengenai membaca EKG 1 lead.

Irama sinus ritem adalah irama dasar dari EKG. Irama sinus ritem adalah irama normal, namun tidak selamanya irama sinus ritem itu normal, bisa saja irama sinus ritem ditunggangi oleh irama non sinus ritem. Ibarat Demo Ahok, yang katanya ditunggangi oleh elit politik. Maaf keceplosan, tidak nyambung. Irama sinus ritem adalah suatu rangkaian irama dimana sumber arus listriknya dimulai pada daerah SA node, kemudian ke AV node, Lalu ke berkas his dan berakhir pada serat purkinye.

Apa saja irama sinus ritem?


EKG susah dipahami ketika kita tidak bisa memahami gelombang apa saja yang terdapat pada kertas EKG. Irama sinus ritem dapat memiliki bentuk yang berbeda dari satu individu ke pada yang lain. Butuh kejelian mata dalam membaca EKG.

Berikut ini adalah gambar irama sinus ritem beserta keterangannya dibawahnya:

irama sinus ritem, irama sinus, normal sinus ritem, sinus bradikardia, sinus aritmia, sinus takikardia, SA block, SAarrest


Irama sinus normal atau normal sinus rythmTop

Suatu EKG dikatakan iramanya Sinus normal ritem apabila memiliki Kesemua ciri berikut ini:
– Irama Regular
– HR: 60-100 kali per menit / kpm
– Gelombang P memiliki bentuk yang sama: defleksi postip dan diikuti oleh QRS kompleks
– PR interval normal, yaitu lebarnya: 0,12 hingga 0,2 detik
– QRS kompleks normal, lebarnya antara 0,06 hingga 0,12 detik

Apabila ada satu saja kriteria yang dilanggar, irama tersebut bukan irama sinus normal


Irama sinus bradikardiTop

Sinus bradikardi apabila gambaran EKG memiliki unsur semua kriteria dibawah ini
– Irama Regular
– HR: kurang dari 60 kpm
– Gelombang P memiliki bentuk yang sama: defleksi postip dan diikuti oleh QRS kompleks
– PR interval normal, yaitu lebarnya: 0,12 hingga 0,2 detik
– QRS kompleks normal, lebarnya antara 0,06 hingga 0,12 detik

yang dapat menyebabkan jantung memiliki irama sinus bradikardi adalah: muntah, batuk, tidur,pengaruh obat jantung sperti amiodarone, betabloker, AMI inferior.


Irama sinus TakikardiaTop

Berikut ini merupakan kriteria irama sinus bradikardi
– Irama Regular
– HR lebih besar dari 100 kali per menit / kpm
– Gelombang P memiliki bentuk yang sama: defleksi postip dan diikuti oleh QRS kompleks
– PR interval normal, yaitu lebarnya: 0,12 hingga 0,2 detik
– QRS kompleks normal, lebarnya antara 0,06 hingga 0,12 detik
Penyebab terjadinya irama sinus takikardia adalah demam, nyeri, olahraga, alkohol, obat jantung seperti epinefrin, atropin, dobutamin. Semua kriteria dari EKG tersebut harus memiliki semua kriteria diatas, penekananya adalah dari jumlah HR-nya.


Irama sinus aritmiaTop

– Irama irregular alias tidak teratur
– HR: 60-100 kali per menit / kpm
– Gelombang P memiliki bentuk yang sama: defleksi postip dan diikuti oleh QRS kompleks
– PR interval normal, yaitu lebarnya: 0,12 hingga 0,2 detik
– QRS kompleks normal, lebarnya antara 0,06 hingga 0,12 detik

 

Ada dua gambaran EKG Sinus yang belum masuk dalam artikel gambaran irama sinus ritem ini, nantikan lanjutan dari artek berikutnya. Irama sinus ritem yang belum dimasukkan adalah SA block dan SA arrest.

Other articles you might like;

0 thoughts on “Apa Saja Irama Sinus Ritem atau Sinus Rythm pada Kertas EKG?”

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *